Tips dan Trik Untuk Mempercepat Mozilla Firefox

Walaupun Mozilla Firefox saat ini termasuk browser yang unggul dalam hal kecepatan browsing dan keamanan, namun ternyata masih tersedia ruang bagi kita untuk membuatnya lebih cepat. Tips dan trik untuk mempercepat Mozilla Firefox ini saya ambil dari beberapa artikel di web lain yang yang saya tulis ulang dalam satu artikel. Hal yang akan kita lakukan untuk mempercepat Firefox ini biasanya disebut sebagai tweaking. Untuk melakukan tweaking firefox, langkahnya sebagai berikut:

Ketik di alamat pada Firefox: about:config


Klik I’ll be carefull, I promise!

Tampilan Tweaking Mode:

Untuk merubah nilainya, klik 2 kali dan masukkan nilai perubahannya. Jika data tidak terdapat dalam daftar default firefox, klik kanan pilih New. Untuk data berupa angka, pilih Integer. Untuk true/false pilih Boolean


Firefox Pipelining

Browser biasanya mengirimkan permintaan ke server kemudian menunggu respon sebelum melanjutkan. Pipelining adalah sebuah teknik yang memungkinkan Firefox mengirimkan beberapa permintaan dalam satu waktu. Klik dua kali Ubah nilai network.http.pipelining menjadi True.

Ubah nilai network.http.proxy.pipelining menjadi true.

Ubah nilai network.http.pipelining.maxrequests ke nilai 8 hingga 32. Perlu diingat bahwa beberapa server tidak mendukung pipelining.

Render

Secara default Firefox akan menampilkan halaman yang diterima setiap 0,12 detik. Untuk lebih mempercepat load time:

Klik Kanan dan pilih New > Integer.

Ketik content.notify.interval pada preference name, klik OK, masukkan nilai 500000 (lima ratus ribu) dan klik OK.

Klik Kanan dan pilih New > Boolean. Lalu buat content.notify.ontimer dan set nilainya menjadi True lalu Klik OK.

Loading Cepat

Jika Anda tidak menggerakkan mouse atau menyentuh keyboard selama 0,75 detik maka Firefox kurang responsif pada interface-nya tetapi load halaman menjadi lebih cepat. Untuk dapat meningkatkan kecepatannya:

Klik Kanan dan pilih New > Integer.

Ketik content.switch.threshold, klik OK, masukkan 250000 (seperempat detik) dan klik OK.

Tanpa Interupsi

Kamu dapat memerintahkan firefox untuk mengabaikan tampilan web sementara halaman sedang di download secara keseluruhan. Untuk mengaturnya:

Klik Kanan dan pilih New > Boolean.

Ketik content.interrupt.parsing, klik OK dan set nilainya menjadi False.

Load yang perlu saja

Secara default Firefox tanpa kita sadari merusaha melakukan pre-download pada link halaman web yang mungkin akan kita klik. Hal ini meniru taktik Google yang mencache terlebih dahulu result pertama dari link pencarian yang dia temukan. Tentu cara ini hanya pemboroskan bandwdith, dan performa CPU.

Ubah nilai network.prefetch-next agar nilainya menjadi false.

Download dan segera tampilkan

Umumnya firefox akan menunggu beberapa saat setelah download untuk mulai menampilkan halaman yang dituju. Untuk memaksa Firefox agar segera menampilkan halaman web yang didownloadnya:

Ubah nilai nglayout.initialpaint.delay menjadi 0 (apabila belum ada silahkan klik kanan, new > integer > nglayout.initialpaint.delay

Batasi kapasitas cache memori

Klik kanan dan pilih New > Integer.

Ketik browser.cache.memory.capacity, OK, masukkan angka 2048.

2048 disini artinya gunakan cache memori maksimal hanya 2 MB. Anda bisa coba – coba dengan angka yang lain, namun usahakan merupakan kelipatan dari 1024.

Batasi kapasitas cache history

Sama seperti cache memori, hanya bedanya peruntukan cache disini oleh Firefox lebih ditujukan untuk mempercepat loading halaman saat Anda menekan tombol back dan forward pada browser. Apabila Anda jarang memakai back dan forward, ada baiknya Anda set dengan nilai kecil guna menghemat memori.

Ubah nilai pada browser.sessionhistory.max_total_viewers, dari -1 menjadi 3.

Default -1 artinya gunakan semaksimal RAM yang ada.

Batasi Kapasitas Cache Disk

Secara default Mozilla menset ukuran cache disk sebesar 50 Mega. Tentunya ini pemborosan memori. mengaturnya menjadi 2 MB dapat memberikan performa yang positif khususnya bagi komputer dengan memori dibawah 128 MB dan harddisk model lama.

Ubah nilai browser.cache.disk.capacity dari
50000 menjadi 2000.

Disable download history

Sebaiknya anda nonaktifkan fitur history ini. Karena semakin banyak download history yang disimpan, maka akan menurunkan performa Firefox. Apalagi bila media penyimpannya pada media removeable seperti disket. Caranya mudah, pilih menu Tools > Options > Privacy. lalu hilangkan pilihan pada “Remember what I’ve downloaded”.

Disable Flash

Animasi flash yang di load saat Anda membuka web memakan resource RAM yang lumayan besar. Konsekuensinya adalah waktu loading menjadi lebih lambat dan berat. Bahkan pada plugin flash sebelum versi 9, resource RAM yang dipakai merupakan akumulasi dari jumlah flash yang dibuka sebelumnya. Ada baiknya men-disable flash.

Bebaskan Memori Saat Minimize

Fitur ini hanya efektif pada lingkungan Windows. Dengan cara ini setiap kali Firefox di minimize, otomatis memori yang di pakai akan dilepas / dibebaskan, sehingga dapat dipakai untuk proses aplikasi lainnya.

Klik kanan, new > boolean, ketikkan config.trim_on_minimize. Set nilainya True.

Internet Connection Tweaking

Untuk pengguna DSL :

  1. Set “network.http.pipelining : true”
  2. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
  3. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 64″
  4. Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″

Untuk pengguna ADSL :

  1. Set “network.http.max-connections : 64″
  2. Set “network.http.max-connections-per-server : 21″
  3. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 8″
  4. Set “network.http.pipelining : true”
  5. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 100″
  6. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
  7. Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″

Untuk pengguna Dial Up

  1. Set “browser.cache.disk_cache_ssl : true”
  2. Set “browser.xul.error_pages.enabled : true”
  3. Set “network.http.max-connections : 32″
  4. Set “network.http.max-connections-per-server : 8″
  5. Set “network.http.max-persistent-connections-per-proxy : 8″
  6. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 4″
  7. Set “network.http.pipelining : true”
  8. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 8″
  9. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
  10. Set “plugin.expose_full_path : true”
  11. Set “signed.applets.codebase_principal_support : true”
  12. Set “content.interrupt.parsing : true”
  13. Set “content.max.tokenizing.time : 3000000″
  14. Set “content.maxtextrun : 8191″
  15. Set “content.notify.backoffcount : 5″
  16. Set “content.notify.interval : 750000″
  17. Set “content.notify.ontimer : true”
  18. Set “content.switch.threshold : 750000″
About these ads

About Bang_Pandi

Ahmad Yuli Afandi

Posted on 10 February 2010, in Tutorial & Trik and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: