Shalawat Menghapus Kesedihan

Orang yang sering membaca shalawat kepada Nabi SAW hidupnya dijauhkan dari kesedihan dan kerupekan, baik sewaktu di dunianya maupun di akhirat kelak, sehingga ia menjalani hidupnya dengan damai dan sejahtera. Lebih – lebih untuk kehidupannya di akhirat, ia akan mendapat syafa’at dari Nabi SAW sehingga ia tidak mengalami kesedihan, bak pada saat penimbangan amal, ketika berada di makhsyar maupun saat melewati shirat.

Terhapusnya kesedihan orang yang membaca shalawat ini telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam suatu kisah :

Ada seorang lelaki datang kepada Nabi SAW, seraya berkata :

“Ya Rasulullah, sesungguhnya aku banyak membaca shalawat untukmu. Berapakah seharusnya yang harus aku berikan kepadamu dari shalawat itu?”

“Sekehendakmu”. Jawab Nabi SAW

“Seperempat?”. Tanya orang itu.

Beliau menjawab : “Sekehendakmu, tapi kalau kamu tambah, maka itu lebih baik bagimu.”

“Setengah?”. Tanyanya pula.

Beliau menjawab : “Sekehendakmu, tapi kalau kamu tambah, maka itu lebih baik bagimu.”

“Dua pertiga?”. Tanyanya lagi.

Beliau menjawab : “Sekehendakmu, tapi kalau kamu tambah, maka itu lebih baik.”

Maka orang itu berkata : “Ya Rasulullah, kalau begitu, aku berikan shalawatku seluruhnya untukmu.”

Beliau lantas berkata : “Kalau begitu akan menghapus kesedihanmu, dan dosamu akan diampuni”.

Selain itu, orang yang membaca shalawat ketika di hari kiamat tidak akan mengalami rintangan – rintangan yang menakutkan.

Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW : “Sesungguhnya orang yang paling banyak membaca shalawat kepadaku-lah, kelak di hari kiamat yang paling bersih dan bebas dari urusan dan tempat – tempat giris, menakutkan”.

Demikian diantara hikmah dan keuntungan dalam membaca shalawat kepada Nabi SAW, dan masih banyak lagi faedah – faedahnya yang lain. Karena itu kelak akan sangat menyesal orang – orang yang tidak mau membaca shalawat kepada Nabinya.

Sumber http://lavinnia.wordpress.com/2008/12/26/keajaiban-shalawat-shalawat-menghapus-kesedihan/

About Bang_Pandi

Ahmad Yuli Afandi

Posted on 2 March 2010, in Kisah dan Keajaiban and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: